Amankah Jika Anak Anda selalu Sarapan dengan Telur?

Selain dapat diolah dengan cara yang praktis, telur juga dapat menjadi salah satu menu sarapan favorit bagi anak anda. Tahukah Moms bahwa telur itu mengandung ragam nutrisi yang kaya akan manfaat bagi tubuh si kecil. Dengan mengkonsumsi telur, maka anak anda akan mendapatkan asupan zat besi, mineral, serta vitamin B.

Disamping itu, sebutir telur juga ternyata mengandung tujuh gram protein, lima gram lemak, tujuh puluh lima kalori, dan dua ratus miligram kolesterol. Semua nutrisi yang terkandung dalam telur tersebut sangat diperlukan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, jangan konsumsi telur secara berlebihan karena sesuatu yang berlebihan itu bisa menimbulkan sesuatu yang tidak baik pula.

Bagaimana jika anak anda selalu ingin sarapan dengan telur setiap pagi? Pada usia dua tahun keatas, hal itu sah-sah saja dilakukan selama asupan kolesterol hariannya tidak melebihi angka yang telah ditetapkan. Anak usia tersebut akan membutuhkan asupan kolesterol sebesar 300 miligram per harinya. Sementara itu, satu butir telur hanya akan menyumbang 200 miligram kolesterol. Artinya, anak anda akan aman apabila mengkonsumsi telur pada menu sarapan saja.

Apabila anak anda sudah sarapan pagi, maka jangan berikan telur pada menu makan siang dan makan malamnya. Hal itu harus terkontrol dengan baik agar asupan kolesterol pada anak tidak melebihi angka yang dianjurkan sehingga anak anda akan aman dari bahaya kolesterol jahat yang sangat berbahaya. Walaupun anak anda masih kecil, namun resiko bahaya akan penyakit kolesterol tersebut harus tetap diwaspadai sejak dini dengan baik.

Makan telur melulu juga akan membuat anak menjadi pilih-pilih makan dan hanya suka untuk makan telur saja. Sementara itu, tubuh anak anda pun akan memerlukan nutrisi tambahan dari makanan lainnya misalnya saja asupan serat yang bisa bersumber dari sayuran dan buah-buahan. Ingat Moms bahwa variasi makanan sangatlah penting bagi anak anda karena mereka sedang ada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan.

 

Bagaimana Cara Pengolahan Menu Telur yang Baik?  

Usahakan agar Moms tidak selalu memberikan telur yang diolah dengan cara digoreng. Sesekali, sajikan telur yang diolah dengan cara direbus karena itu lebih aman bagi kesehatan tubuh si kecil anda. Selain digoreng dan direbus, telur juga dapat diolah dengan mengambil putih telurnya saja. Jadikan putih tersebut menu orak-arik telur. Agar kandungan orak-arik telur tersebut semakin lezat dan kaya nutrisi, maka berikanlah irisan tomat, keju, serta bawang bombay.

Kesimpulannya, tidak ada salahnya jika anak anda yang sudah berusia dua tahun lebih untuk menyukai sarapan telur pada setiap harinya. Namun, batasi asupan menu telur tersebut pada makan siang dan malam agar si buah hati menjadi aman dari bahaya kolesterol. Disamping itu, variasi sarapan dan makan juga sangat penting bagi si kecil supaya nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya tetap seimbang.

Leave a Reply